Connect with us

Islamik

Mari Amalkan Doa Memohon Agar Diri Dilindungi Dari Sahabat Yang Jahat

Published

on

اَللَّهُـمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُبِكَ مِنْ يَوْمِ السُّوْءِ، وَمِنْ لَيْلَةِ السُّوْءِ، وَمِنْ سَاعَةِ السُّوْءِ، وَمِنْ صَاحِبِ السُّوْءِ، وَمِنْ جَارِ السُّوْءِ فِيْ دَارِ الْـمُقَامَةِ

Allaahumma Innii A’uudzubika Min Yaumis Su’, Wa Min Lailatis Su’, Wa Min Saa-atis Su’, Wa Min Shaahibis Su’, Wa Min Jaaris Su’ Fii Daaril Muqamah

” Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari hari yang buruk, malam yang buruk, waktu yang buruk, teman yang jahat, dan tetangga yang jahat di tempat tinggal tetapku.”

Sumber Hadith

Diriwayatkan dari ‘Uqbah bin Amir, ia berkata; Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pernah bersabda:

اَللَّهُـمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُبِكَ مِنْ يَوْمِ السُّوْءِ، وَمِنْ لَيْلَةِ السُّوْءِ، وَمِنْ سَاعَةِ السُّوْءِ، وَمِنْ صَاحِبِ السُّوْءِ، وَمِنْ جَارِ السُّوْءِ فِيْ دَارِ الْـمُقَامَةِ

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari hari yang buruk, malam yang buruk, waktu yang buruk, teman yang jahat, dan tetangga yang jahat di tempat tinggal tetapku.” (HR. Al-Thabrani dalam al-Kabir-nya (14227) dengan isnad yang shahih. al-Hafidz Al-Haitsami menyebutkannya dalam Majma’ al-Zawaa-id (10/144) dan mengatakan: Diriwayatkan al-Thabrani dan Rijalnya rijal shahih kecuali Bisyr bin Tsabit al-Bazzar, beliau tsiqat. Lihat juga Silsilah al-Ahaadiits ash-Shahiihah no. 1443),

Keterangan

Banyak ayat dan hadits memerintahkan untuk berteman dengan orang-orang baik dan soleh. Kerana teman seperti itu akan membantu dan mendorong kita berbuat baik. Berbeza dengan teman buruk, akibat buruk paling rendah mereka akan membuat waktu kita habis sia-sia tanpa berguna. Bahaya terbesarnya, berteman dengan mereka boleh merosak iman dan agama kita, sehingga akan bersama mereka di akhirat kelak. Kerana itu Al-Qur’an dan Sunnah sangat-sangat melarang berteman dengan mereka.

Allah Ta’ala berfirman,

وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ وَلَا تَعْدُ عَيْنَاكَ عَنْهُمْ تُرِيدُ زِينَةَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَلَا تُطِعْ مَنْ أَغْفَلْنَا قَلْبَهُ عَنْ ذِكْرِنَا وَاتَّبَعَ هَوَاهُ وَكَانَ أَمْرُهُ فُرُطًا

“Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.” (QS. Al-Kahfi: 28)

Ini merupakan perkara penting dalam hidup, kerana setiap insan itu harus berteman. Ia harus memiliki kawan dan sahabat. Ia harus hidup bersama orang lain untuk berinteraksi dan saling bantu membantu.

Jika demikian, di mana kita boleh bertemu teman-teman yang baik? Siapa yang ingin mendapatkan teman-teman yang soleh hendaknya dia mencarinya di masjid-masjid. Kerana orang soleh banyak ditemukan di sana. Di sana ditegakkan ibadah kepada Allah, disuarakan zikir, dikaji petunjuk-Nya, ditegakkan nasihat agama dan kegiatan-kegiatan positif lainnya. Sungguh para ulama salaf menilai orang berdasarkan ilmu, akhlak, pengamalannya terhadap sunnah, dan buktinya dari ayat ini.

. . . Siapa yang ingin mendapatkan teman-teman yang shalih hendaknya ia mencarinya di masjid-masjid. Kerana orang soleh banyak ditemukan di sana. . .

Bahaya Memiliki Teman Jahat

Beberapa bulan lalu kita menerima berita yang sedih kes jenayah yang mengambil nyawa ramai para pelajar yang tidak bersalah. Umumnya, jenayah dilakukan tidak sendirian. Jenayah dilakukan secara berkelompok oleh beberapa orang. Umumnya, mereka terikat dengan hubungan persahabatan, entah satu sekolah atau selainnya.

Jenayah seolah sudah menjadi hiburan. Bahkan dijadikan saranan untuk memperkuat ikatan persahabatan. Satu emosi boleh terbentuk saat ada lawan yang harus sama-sama disasarkan. Solidaritas buruk juga akan terwujud ketika ada salah seorang mereka yang manjadi mangsa.

Keberanian dan kenekadan untuk menyakiti orang, bahkan sampai membunuh, tidak lepas dari pengaruh kumpulan tersebut. Seorang anak yang penakut boleh menjadi sangat kejam kerana adanya kawan yang menyokong dan mempengaruhinya. Ini adalah fakta. Tak boleh diabaikan. Akibat salah berkawan, banyak orang, -di antaranya remaja- menjadi rosak, nakal, dan kejam.

Maka tepatlah sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam sebagai peringatan bagi kita, “Janganlah engkau berkawan kecuali dengan orang beriman dan janganlah memakan makananmu kecuali orang bertakwa.” HR. Abu Dawud dan al-Tirmidzi dengan sanad yang tak bermasalah)

Dalam hadits lain, “Seseorang bersama orang yang dicintainya.” (HR. Muttafaq ‘Alaih)

Dan dalam hadits lain lagi disebutkan, “Seseorang berada di atas agama teman dekatnya, maka hendaknya ssalah seorang kamu memperhatikan dengan siapa ia berkawan.” (HR. Abu Dawud dan al-Tirmidzi dengan sanad shahih)

Benar, seseorang akan terpengaruh dalam agama dan akhlak sesuai dengan orang yang diakrabinya. Maka hendaknya ia memilih siapa yang akan menjadi teman akrabnya. Jika ia orang baik, ia akan menjadi baghaian dari pelaku kebaikan. Jika sebaliknya, maka ia akan menjadi seperti mereka. Intinya, bahwa hadits di atas mengarahkan kepada kita agar memilih teman atau sahabat yang baik.

. . . Akibat salah pertemanan, banyak orang, -di antaranya remaja- menjadi rusak, nakal, dan kejam. . .

Peringatan Al-Qur’an dari Teman Jahat

Sesungguhnya Allah telah memperingatkan hamba-Nya dari orang-orang buruk lagi jahat. Tujuannya, agar mereka tidak berteman karib dan berkawan akrab dengan mereka.

Allah Ta’ala berfirman,

وَإِذَا رَأَيْتَ الَّذِينَ يَخُوضُونَ فِي آيَاتِنَا فَأَعْرِضْ عَنْهُمْ حَتَّى يَخُوضُوا فِي حَدِيثٍ غَيْرِهِ وَإِمَّا يُنْسِيَنَّكَ الشَّيْطَانُ فَلَا تَقْعُدْ بَعْدَ الذِّكْرَى مَعَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ

“Dan apabila kamu melihat orang-orang memperolok-olokkan ayat-ayat Kami, maka tinggalkanlah mereka sehingga mereka membicarakan pembicaraan yang lain. Dan jika setan menjadikan kamu lupa (akan larangan ini), maka janganlah kamu duduk bersama orang-orang yang lalim itu sesudah teringat (akan larangan itu).” (QS. Al-An’am: 68)

Peringatan keras kepada orang yang masih berteman dengan orang jahat dan berperilaku buruk, “Maka janganlah kamu duduk bersama orang-orang yang zalim itu sesudah teringat (akan larangan itu).” (QS. Al-An’am: 68)

Janganlah duduk-duduk dan bergaul bersama orang-orang zalim (pendosa), kerana Allah telah melarangnya. Jika tidak, maka diakhirat mereka akan saling belepas diri dan menyalahkan. Salah seorang mereka berkata, “Kecelakaan besarlah bagiku; kiranya aku (dulu) tidak menjadikan sifulan itu teman akrab (ku).” (QS. Al-Furqan: 28)

. . . Janganlah duduk-duduk dan bergaul bersama orang-orang zalim (pendosa), karena Allah telah melarangnya. . .

Doa Berlindung dari Teman Jahat

Jelaslah, berteman dengan orang jahat sangat berbahaya. Kita harus risau terhadapnya dan berusaha menghindarinya. Selain usaha, doa tak boleh ditinggalkan. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam telah mencontohkan kepada kita doa berlindung dari kawan yang buruk.

اَللَّهُـمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُبِكَ مِنْ يَوْمِ السُّوْءِ، وَمِنْ لَيْلَةِ السُّوْءِ، وَمِنْ سَاعَةِ السُّوْءِ، وَمِنْ صَاحِبِ السُّوْءِ، وَمِنْ جَارِ السُّوْءِ فِيْ دَارِ الْـمُقَامَةِ

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari hari yang buruk, malam yang buruk, waktu yang buruk, teman yang jahat, dan tetangga yang jahat di tempat tinggal tetapku.”

Berlindung dari teman yang jahat adalah teman yang tidak membuat aman -baik pada kehormatan, harta, rahsia-, tidak menolong dalam kebaikan, mengajak kepada kemaksiatan, dan mendorong kepada keburukan. Maka pilah-pilihlah teman. Bertemanlah dengan orang baik. Kerana seorang teman akan terpengaruh oleh siapa yang ia berteman dengannya. Wallahu Ta’ala A’lam.

Sumber: Dakwah Tv

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Islamik

Bila Emak Meninggal, Jangan Marah Kalau Ayah Kahwin Lain! Anak Perlu Hormat Dan Faham Erti Sunyi

Published

on

Bila Emak Meninggal, Jangan Marah Kalau Ayah Kahwin Lain! Anak Perlu Hormat Dan Faham Erti Sunyi

Setelah emak meninggal dunia, ayah kebiasaannya hilang punca maklumlah selama ini tinggal berdua dan hidup diurus isteri. Kehilangan isteri buatkan kehidupan seorang suami apatah lagi di usia emas cukup berbeza.

Jadi bila emak meninggal izinkan saja ayah kahwin lain jika dia berkeinginan, anak memang tak faham erti sunyi. Bayangkan anak-anak tidak mampu berada di sisi atau beri perhatian pada ayah 24 jam seperti seorang isteri.

Oleh itu jangan ditahan keinginan seorang ayah kahwin lain jika dia ingin mencari teman dan teman itu bukanlah pengganti arwah emak kita. Tiada siapa pun mampu mengganti tempat emak kita selamanya.

Bila Ayah Kahwin Lain

Ikuti perkongsian Puan Ana Balqis ini mengenai isu ayam kahwin lain dan hadam baik-baik ya:

Selepas emak meninggal ayah kahwin lain? Soalannya, salahkah? Sekarang, mari selami isu ini dengan merujuk kepada dua kes yang dekat dengan Kak Engku.

Dalam dua minggu ini, dua orang kawan perempuan Kak Engku bercerai. Kenapa bercerai? Mungkin kalian boleh kata jodoh sampai situ saja. Ya, itu boleh diterima tetapi tentu ada sebab juga, kan?

Anak Tak Boleh Terima Ayah Kahwin Lain

Jadi, ayuh kita lihat dua kes ini.

Dua-dua kawan Kak Engku ini (awal 50-an), menikah dengan duda ada beberapa anak. Kedua-dua kawan Kak Engku itu belum pernah menikah sebelumnya.

Alasan menikah, tua-tua ini elok menikah, ada kawan berbual. Sakit demam ada teman mengadu. Itu kata anak beranak, sahabat handai.

Ada kawan berbual? Ya, mungkin betul dan mungkin tidak. Betul pada yang dapat suami dan keluarga yang sama-sama berhasrat membahagiakan dengan bagi ayah kahwin lain.

Tetapi, dua kes Kak Engku ini, hampeh. Anak-anak tiri tak boleh terima dia langsung bila ayah kahwin lain. Makanan dimasak tak diusik. Siap bagi amaran, barang dalam rumah jangan diubah disentuh.

Malah dicarut dimaki hamun ibu tiri. Depan ayah, semua kelihatan baik. Padahal anak-anak tiri ada degree weh. Bukan tak sekolah.

Pabila kawan Kak Engku minta suaminya nasihati anak-anak, dia pula yang kena marah konon tak boleh bertolak-ansur. Suami tetap percaya, anak-anaknya baik semua.

Tetapi Kak Engku percaya kawan ini kerana pernah sekali, dekat rumah Kak Engku kawan itu hulurkan makanan kepada anak tirinya.

Mak aih, jeling pun tidak apatah lagi menjamah. Mata tak beralih dari telefon di tangan. Anak tiri itu, cikgu yang sudah berusia 30-an bukan budak 3 tahun!

Bukan cuma kerenah anak-anak tiri yang menentang perkahwinan mereka tetapi bekas ipar duai suaminya dan adik-beradik suami juga membuatkan beliau tawar hati untuk teruskan perkahwinan lalu memilih untuk kembali bersendiri.

“Macam mana nak tua bersama kalau macam ni? Aku boleh sakit jantung.” Adunya kepada Kak Engku suatu hari.

Akhirnya Bercerai Selepas Ayah Kahwin Lain

Dipendekkan cerita, mereka bercerai. Cerita kawan sorang lagi, lebih kurang sama juga.

Ok, kali ni Kak Engku nak bagi tazkirah biawak kepada anak-anak yang tak setuju ayah kahwin lain selepas emak meninggal.

Eh, Kak Engku nak tanya anak-anak yang tak suka ayah kahwin lagi dan yang tergamak kata ayah gatal, sudah tua-tua tapi masih hendak menikah itu. Soalan Kak Engku, awak faham erti sunyi dan sebab ayah kahwin lain?

Awak boleh nampak hati orang tua? Belum campur keperluan biologi dia. Awak ada masa nak teman ayah hari-hari?

Ayah Kahwin Lain Sebab Sunyi

Kenapa kejam sangat kata itu, ini pada insan yang sudah sedaya-upaya penuhi kehendak awak dari tapak kaki sebesar dua jari sampai jadi manusia macam sekarang. Kalau dia menikah baru pun, dia mintak duit anak-anak ke?

Awak sendiri telefon tak lepas tangan. Nak berhibur, huha… huha… dengan kawan, kekasih atau pasangan serta anak-pinak. Reti pulak awak mintak dilayan.

Nak bermanja dengan anak bini sedangkan ada makhluk Allah yang sepatutnya awak hargai, makan hati kerana awak tak bagi dia menikah.

Dan, awak tak nak pun duduk dengan orang tua sama ada di kampung atau di bandar sebab pasangan awak tak suka mentua ada dalam rumah sebab dia kata orang tua menyekat kebebasan.

Namun awak berkeras hendak mereka duduk dengan awak. Alasan, awak kerja, tak ada masa nak balik kampung selalu.

Ayah Trauma Duduk Rumah Anak

Awak tahu macam mana traumanya orang tua duduk dengan anak menantu yang tak reti nak jaga hati dia? Sentuh itu tak boleh buat ini salah.

Bukan kebebasan kalian yang terganggu tetapi kehidupan mereka yang terbelenggu. Selalu makan hati sebab dia rasa dia menumpang.

Rumah itu rumah orang. Rumah dia buruk atau kecik pun, itu rumah dia. Dia bebas buat apa saja. Kebebasan itulah kebahagiaan. Faham tak?

Pusing kiri kanan pun, kesimpulan yang dapat dibuat, sebenarnya awak takut harta ayah jauh ke tangan ibu tiri. Sadis!

Dah ada degree sampai dapat kerja elok, harta ayah juga yang ditamakkan. Jelas, ijazah tidak mencerdikkan akal malah membuatkan kalian makin pintar membikin tipu daya semata-mata untuk rebut harta pusaka. Memalukan!

Jangan Teruja Kahwin

Kesimpulannya, kepada gadis yang masih solo jangan teruja sangat nak menikah dengan duda beranak-pinak. Atau yang konon berhasrat mencari kawan sama-sama ke masjid.

Esok-esok nikah tak sampai sekali mengundi alih-alih jadi ‘mantan isteri’ orang. Elok suka ria hidup, terjatuh ke gaung kemurungan. Itu tak masuk lagi yang tiba-tiba suami sakit jantunglah, darah tinggi kencing manis.

Elok awak tidur 6 jam tanpa gangguan sebelum tu, kena pulak jaga orang sakit. Jadi misi tak berbayar. Anak-anak dia lepas tangan sebab awak sudah ada.

Dulu ada pembantu rumah digaji untuk bapa, sudah diberhentikan sebab katanya awak sudah ada. Jadi, awak tu apa? Misi tak bergaji dan pembantu rumah percuma. Gitulah lebih kurangnya. Tak berbaloi langsung.

Itu belum masuk kiranya awak pun berduit. Bergaji tetap, berpencen. Silap-silap, duit ringgit atau harta awak pulak kena sailang!

Sekian. Harap anak-anak yang takut sangat harta bapa jatuh ke tangan ibu tiri tu bila ayah kahwin lain, Kak Engku nak pesan satu je, ingatlah mati esok awak bawak kain putih saja.

Sekian, wassalam.
Foto : pulut berinti.

Continue Reading

Islamik

Inilah Ayat Pelaris Peniaga Islam Patut Amalkan, Tak Perlu Jumpa Bomoh!

Published

on

Inilah Ayat Pelaris Peniaga Islam Patut Amalkan, Tak Perlu Jumpa Bomoh!

Berniaga merupakan jenis usaha yang paling banyak diceburi oleh masyarakat Malaysia, hampir majoriti umat muslim di Malaysia sebahagian besar memilih profesional sebagai peniaga.

Nabi Muhammad SAW sendiri pernah menganjurkan kita sebagai umat Muslim untuk berniaga kerana keuntungan dari berniaga sangat banyak hampir 100 % atau lebih lagi, bergantung kepada kita sebagai pedagang yang pandai menerapkan sistem perniagaan Rasulullah SAW.

Memang kita sebagai seorang muslim dibebaskan untuk mencari rezeki di bidang apapun asalkan ianya halal dan berkah maka itu tidak berdosa, untuk itu perlu di ingatkan kepada anda bahawa kita harus selalu bersikap jujur dan dapat dipercaya sehingga kita akan mendapatkan keberkatan dari segala bidang usaha kita kerana hasil dari usaha kita tersebut akan digunakan untuk menafkahi diri sendiri, keluarga dan anak kita sehingga perlu di perhatikan kehalalannya.

Ayat Pelaris Perniagaan Yang Boleh Diamalkan

Sedangkan untuk ayat pelaris perniagaan ini hanya untuk rujukan atau usaha anda kerana rezeki Allah SWT yang mengaturnya jadi kita memohon kepada Allah SWT supaya perniagaan laris dengan cara berdoa agar perniagaan kita tidak mengalami kerugian.

Tetapi perlu anda ingat bahawa anda juga harus berusaha dg keras, tekun dan ikhlas kerana jika anda mengandaikan doa saja tanpa usaha maka seperti sayuran tanpa garam.

Bacaan ayat pelaris perniagaan ini dibacakan setelah selesai solat wajib 5 waktu dan boleh juga dibacakan saat anda ingin bergerak ke tempat perniagaan atau masa ingin membuka kedai yang dilengkapi dengan niat yang benar untuk mencari nafkah buat isteri, anak dan keluarga.

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

SURAH FAATHIR

“Barang siapa membaca ayat-ayat 29 dan 30, nescaya Allah akan memberkati perniagaannya.”

Selain mengamalkan dan membaca Ayat 1000 Dinar sebagai ayat pelaris. Bagi yang menceburi bidang perniagaan tak kira online bisnes, offline, direct selling atau perniagaan restoran makanan. Eloklah mengamalkan ayat-ayat dari Surah Faathir, ayat 29 dan 30. Makna pada terjemahannya cukup baik dan indah sekali.

Tidak payah lagi mencari ayat pelaris yang belum pasti kebenarannya dan tidak bercampur aduk dengan sihir. Takut-takut disebabkan pelaris itu. Aqidah kita boleh terpesong. Yang melariskan adalah kehendakNya dengan daya usaha sendiri yang diberkati oleh Allah SWT. Minta dan mohon kepadaNya dengan membaca ayat-ayat tersebut.

Inna allatheena yatloona kitabaAllahi waaqamoo assalatawaanfaqoo mimma razaqnahum sirran waAAalaniyatanyarjoona tijaratan lan taboor (29)

Liyuwaffiyahum ojoorahum wayazeedahum min fadlihiinnahu ghafoorun shakoor (30)

Terjemahannya:

Ayat 29

Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah dan tetap mendirikan sembahyang serta mendermakan dari apa yang Kami kurniakan kepada mereka, secara bersembunyi atau secara terbuka, mereka (dengan amalan yang demikian) mengharapkan sejenis perniagaan yang tidak akan mengalami kerugian;

Ayat 30

Supaya Allah menyempurnakan pahala mereka dan menambahi mereka dari limpah kurniaNya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun, lagi sentiasa membalas dengan sebaik-baiknya (akan orang-orang yang bersyukur kepadaNya).

Ramai orang Melayu cuma mengamalkan doa-doa ayat pelaris beserta ayat-ayat suci Al-quran hanya ketika melakukan perniagan mereka sahaja, tetapi amalan-amalan wajib lain ditinggalkan. Bagaimana nak maju dalam perniagaan jikalau macam ni! Jadi jangan tinggalkan yang wajib untuk mendapatkan rahmatNya.

Wasallam.

Continue Reading

Islamik

Nyanyi Petikan Hadis Dalam Fashion Show Seksi, Rihanna Dikecam Hebat, Akui Kesilapannya

Published

on

Nyanyi Petikan Hadis Dalam Fashion Show Seksi, Rihanna Dikecam Hebat, Akui Kesilapannya

Sejak beberapa hari lalu penyanyi Antarabangsa Rihanna menjadi kecaman masyarakat seluruh dunia selepas dia menggunakan lagu remix /fashion trap yang mengambil petikan hadis sebagai muzik latar untuk satu pertunjukan fesyen pakaian dalam yang dimilikinya iaitu Savage x Fenty Beauty baru-baru ini.

Lagu bertajuk DOOM ciptaan seorang komposer di London, Coucou Chlo ini sarat dengan petikan hadis Nabi Muhammad S.A.W yang berkisar mengenai hari kiamat yang dijadikan ‘sample’ difahamkan telah pun dicipta dua tahun lalu.

Selepas beberapa hari, Rihanna akhirnya tampil membuat permohonan maaf dan mengakui kecuaian di pihaknya sehingga menyebkan ramai komuniti muslim tersinggung

“Kami mohon maaf atas kecuaian ini”

“Saya berterima kasih kepada komuniti Muslim yang menegur kesilapan tidak sengajakan sewaktyu pertunjukan fesyen Savage x Fenty Beauty.

“Dengan ikhlas hati saya ingin memohon maaf atas kecuaian ini. Kami faham kami telah menyinggung saudara Muslim dan saya sangat kecewa atas apa yang berlaku.

“Saya sentiasa menghormati agama lain jadi, penggunaan lagu terbabit dalam projek kami sangat tidak bertanggungjawab!” jelasnya menerusi satu perkongsian di Instastory nya semalam

Jelas Rihanna lagi, dia juga akan memastikan agar insiden sebegini tidak akan berlaku lagi di masa mendatang.

“Kami akan pastikan insiden sebegini tidak berulang lagi pada masa akan datang. Terima kasih kerana memahami,” tambahnya.

Continue Reading

Trending