Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Subhanallah! Inilah 8 Ciri-Ciri Penghuni Syurga!

Syurga merupakan tempat yang disediakan Allah SWT sebagai balasan bagi orang-orang yang mengikuti aturan-Nya. Selama hidup di dunia, manusia diperintahkan mempersiapkan bekal untuk layak memasuki tempat terindah tersebut.

Seperti apakah ciri dan karakter ahli syurga itu? Allah banyak menyebutkan karakter ahli syurga di dalam Alquran, salah satunya dalam Surat Ali Imran ayat 16-17 dimana ertinya:

“(Ahli syurga itu ialah) orang-orang yang berdoa, “Ya Allah Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari siksa api neraka”. Yaitu orang-orang yang sabar, orang-orang yang benar, orang-orang yang thaat, orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah dan orang-orang yang memohon ampun di waktu sahur”. (QS. Ali Imran: 16-17)

1. Orang-orang yang Beriman Kepada Allah

Orang–orang yang memiliki ciri ahli syurga akan berkata “Rabbana Innana Amanna” bukan sekadar ungkapan biasa yang serta merta keluar dari lisannya.

Namun sebagai gambaran aqidah yang tersimpan dalam hati dan tercermin dalam sikap hidupnya sehari-hari. Hal ini juga merupakan pengakuan dan komitmen bahawa seorang hamba akan sentiasa hidup dalam keadaan beriman kepada Allah.

2. Orang-orang yang Sentiasa Beristighfar

Pada ayat tersebut disebutkan bahawa para ahli syurga berkata “Faghfirlanaa dzunuubanaa”, yang merupakan hasil evaluasi diri dari salah dan dosa yang ada pada dirinya.

Hamba Allah yang akan menjadi ahli syurga adalah mereka yang sentiasa beristighfar kepada Allah. Mereka menyedari akan banyaknya kesalahan yang telah dilakukan dan mereka beristighfar untuk mengharap keampunan dari Allah.

Hal ini juga dijelaskan dalam hadits Rasulullah yang berbunyi: “Tiap anak Adam itu berbuat salah dan sebaik-baik orang yang bersalah itu adalah orang yang bertaubat”. (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Membaca istighfar juga dianjurkan oleh Rasul agar menghapus dosa-dosa yang melekat pada diri kita sebagaimana dikatakan dalam hadits: “Demi Allah, sesungguhnya saya membaca istighfar (minta ampun) dan bertaubat kepada Allah tiap hari lebih dari tujuh puluh kali”. (HR Bukhari)

3. Orang-orang yang Memohon Dijauhkan Dari Api Neraka

Para hamba yang memiliki tekad untuk menjadi ahli syurga pasti tidak hanya memohon agar Allah memasukkannya ke dalam syurga.

Mereka juga akan memohon agar dijauhkan dari api neraka kerana mereka sangat memahami bahawa tidak ada satu pun manusia yang sanggup menahan pedihnya percikan api neraka.

Orang-orang yang memiliki karakter ahli syurga juga mengimbangi doa mereka dengan ikhtiar untuk benar-benar jauh dari api neraka. Mereka akan menjauhi segala perbuatan dosa yang akan menyeretnya ke neraka jahanam.

4. Orang-orang yang Sabar

Orang yang sabar ertinya orang yang dapat menahan godaan nafsu, tetap stabil dalam segala keadaan, dan tetap lurus dalam laluan yang benar. Kesabaran juga bermakna luas, namun bagi ahli syurga sabar yang dimaksud adalah:

Qona’ah, rela dan puas menerima rezeki yang diperoleh dari kurniaan Allah.
Zuhud, tidak terikat pada kebendaan dan perkara duniawi.
Halim, bijaksana, lapang dada dan tidak mengeluh menghadapi kesulitan dan tentangan hidup.
Tawakkal ‘alallah, pasrah kepada kehendak dan takdir Allah.

5. Orang-orang yang Benar

Iaitu orang-orang yang benar aqidah dan imannya, benar ikrar dan lisannya, benar janji dan amalannya. Ahli syurga memiliki komitmen yang kukuh terhadap kebenaran (al haq).

Orang-orang yang seluruh aspek dalam kehidupannya mengacu kepada kebenaran (Al Qur’an) dan orang-orang seperti ini disebut dengan Asshaadiqin.

6. Orang-orang Yang Taat

Ketaatan bukanlah hal yang dapat diperoleh dengan mudah. Gelaran taat yang menempel pada diri manusia juga bukanlah gelar duniawi yang diperoleh dengan material.

Ketaatan adalah hasil dari sebuah proses pengimanan dan pengakuan akan adanya Allah dan kewujudannya dalam kehidupan manusia. Adanya pengakuan kepada Allah melahirkan sikap patuh dan taat atas segala perintah dan larangan Allah.

Dalam Alqur’an surat An Nur ayat 51 dijelaskan, “Sesungguhnya jawapan orang-orang yang beriman bila mereka dipanggil kepada Allah dan Rasulnya agar berhukum di antara mereka ialah ucapan mereka ‘kami dengar dan kami taat’ dan merekalah orang-orang yang beruntung.” (QS An Nur : 51)

7. Orang-orang yang Bersedekah di Jalan Allah

Al munafiqiin, atau orang-orang yang sentiasa bersedekah di jalan Allah akan menyedari bahawa pelaburan kepada jalan Allah tidak akan membuat mereka menjadi miskin.

Sikap hidup ini juga terbentuk kerana iman dan taqwa yang kuat kepada Allah. Tidak akan berkurang atau bahkan habis setiap harta yang disedekahkan di jalan Allah. Bahkan Allah akan menggantinya secara berlipat ganda.

8. Orang-orang yang Memohon Ampun di Waktu Sahur

Para ahli syurga akan mengisi setengah atau sepertiga malamnya dengan aktiviti ruhiyah yang mendekatkan diri mereka kepada Allah seperti melakukan tahajjud, membaca dan mentadaburi Alqur’an, bermuhasabah diri, serta memohon ampun kepada Allah.

Hal ini juga dijelaskan dalam Alqur’an surat Adz Dzariat yang berbunyi: “Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam dan di akhir malam mereka memohon ampun kepada Allah.” (QS Adz Dzariat : 17-18)

Add Comment