Connect with us

Islamik

Subhanallah!! Inilah Rahsia Keajaiban Penciptaan Burung Gagak Yang Manusia Tidak Sedar

Published

on

Dalam al-Qur’an, Allah SWT menceritakan kepada kita bahwa ketika Qabil membunuh saudaranya Habil karena hasad yang menggelora di hati, Habil kebingungan melihat jasad kaku saudaranya itu membujur di tanah. Ia tidak tahu harus berbuat apa. Allah SWT kemudian mengutus seekor burung gagak untuk mengajarkan Qabil bagaimana mengurus sesosok jenazah. Dalam beberapa riwayat diceritakan, burung gagak tersebut mempertontonkan adegan ia menguburkan jasad seekor gagak lainnya yang telah mati.

Melihat hal tersebut, barulah Qabil tahu bagaimana ia harus melakukan kepada jasad saudaranya, dengan penuh penyesalan, ia kemudian menguburkan jasad Habil. Yang menjadi pertanyaan kita, mengapa Allah SWT mengutus burung gagak untuk mengajarkan Qabil tentang cara menguburkan mayat? Apa hikmah yang terkandung di balik ini?

Seperti kita ketahui, pembunuhan Habil oleh Qabil merupakan pembunuhan pertama di muka bumi. Kejadian ini dikisahkan dalam kitab suci, baik Al-Qur’an maupun Taurat (Perjanjian Lama). Lantas mengapa burung gagak? Penelitian ilmiah membuktikan bahawa gagak merupakan jenis burung paling cerdas dan paling bijak yang ada di muka bumi ini. Hal ini dengan kenyataan bahawa di antara banyak burung, gagak memiliki otak yang paling besar jika dibandingkan dengan ukuran tubuhnya.

Selain itu,kajian juga menunjukkan bahawa gagak hidup dalam komuniti yang memiliki sistem ‘keadilan’ yang istimewa. Bila ada seekor gagak yang melanggar ‘norma gagak’, maka gagak tersebut akan diadili dalam komuniti gagak tersebut, dan setiap pelanggaran peraturan akan dikenakan tindakan yang sesuai dengan jenis kesalahan.

Beberapa hasil penelitian di dunia gagak yang mengejutkan adalah seperti berikut:

– Bila seekor gagak mengambil makanan milik gagak yang masih kecil (bayi), maka gagak pencuri tersebut akan dihukum dengan cara bulunya dicabut oleh gagak-gagak lain sehingga ia tidak lagi boleh terbang dalam beberapa waktu seperti gagak yang masih bayi tadi.

– Bila seekor gagak merampas atau merusak sarang milik gagak lain, maka gagak penjenayah tersebut akan diadili dengan cara diwajibkan membuat sarang baru sebagai ganti yang telah ia rosak.

– Bila seekor gagak menyetubuhi gagak betina lain, maka gagak tersebut akan dihukum mati dengan cara dipatuk oleh gagak-gagak lainnya dengan paruh mereka.

Yang menariknya, proses pengadilan terhadap gagak yang bersalah tersebut dilakukan ditengah ladang atau padang yang luas, yang mana para pembesar gagak akan hadir dalam waktu yang telah ditentukan, dan terdakwa akan diseret sedemikian rupa ke padang tersebut. Gagak yang mengaku bersalah akan mengulaikan kepaknya dan berhenti bersuara seolah-olah akur dengan kesalahan yang telah dia lakukan.Manakala gagak yang lain akan melihat gagak yang bersalah tadi dikenakan hukuman sebgai pengajaran buat mereka. Hal ini semestinya sama sekali dengan proses keadilan hudud yang ada didalam undang-undang Islam

Ketika seekor gagak bersalah dijatuhkan hukuman mati, maka gagak-gagak lain akan bertindak sebagai pelaksana, mereka akan mematuk-matuk paruh mereka kepada gagak penjenayah tersebut hingga mati.Hal ini juga adalah sama seperti proses hukuman terhadap manusia yang sudah berkahwin tetapi berzina. Maka hukuman rejam akan dilakukan sehingga orang yang bersalah itu mati.Proses rejaman pula dilakukan oleh masyarakat yang melihat dan melalui kawasan tersebut.

Namun setelah mati, para gagak itu tidak akan membiarkan jasad saudara mereka begitu saja. Para gagak itu akan menyeret mayat gagak tersebut ke sebuah tempat, lalu mereka menggais-ngais tanah untuk membuat lubang, dan mereka pun lantas menguburkannya sebagai penghormatan.

Penelitian terhadap gagak ini telah dilakukan para ahli zoologi selama bertahun-tahun, dan kesimpulan ini sangatlah mengejutkan.

Mari kita simak kembali firman Allah SWT dalam al-Qur’an Surah al-Maidah ayat 27-31:

وَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ ابْنَيْ آدَمَ بِالْحَقِّ إِذْ قَرَّبَا قُرْبَانًا فَتُقُبِّلَ مِنْ أَحَدِهِمَا وَلَمْ يُتَقَبَّلْ مِنَ الْآخَرِ قَالَ لَأَقْتُلَنَّكَ ۖ قَالَإِنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللَّهُ مِنَ الْمُتَّقِينَ ﴿٢٧﴾
لَئِنْ بَسَطْتَ إِلَيَّ يَدَكَ لِتَقْتُلَنِي مَا أَنَا بِبَاسِطٍ يَدِيَ إِلَيْكَ لِأَقْتُلَكَ ۖ إِنِّي أَخَافُ اللَّهَ رَبَّ الْعَالَمِينَ ﴿٢٨﴾
إِنِّي أُرِيدُ أَنْ تَبُوءَ بِإِثْمِي وَإِثْمِكَ فَتَكُونَ مِنْ أَصْحَابِ النَّارِ ۚ وَذَٰلِكَ جَزَاءُ الظَّالِمِينَ. ٢٩
فَطَوَّعَتْ لَهُ نَفْسُهُ قَتْلَ أَخِيهِ فَقَتَلَهُ فَأَصْبَحَ مِنَ الْخَاسِرِينَ ﴿٣٠﴾

فَبَعَثَ اللَّهُ غُرَابًا يَبْحَثُ فِي الْأَرْضِ لِيُرِيَهُ كَيْفَ يُوَارِي سَوْءَةَ أَخِيهِ ۚ قَالَ يَا وَيْلَتَا أَعَجَزْتُ أَنْ أَكُونَ مِثْلَهَٰذَا الْغُرَابِ فَأُوَارِيَ سَوْءَةَ أَخِي ۖ فَأَصْبَحَ مِنَ النَّادِمِينَ ﴿٣١﴾

27. Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan korban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). Ia berkata (Qabil): “Aku pasti membunuhmu!.” Berkata Habil: “Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwa.”

28. “Sungguh, jikalau kamu menggerakkan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, aku sekali-kali tidak akan menggerakkan tanganku kepadamu untuk membunuhmu. Sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan seru sekalian alam.”

29. “Sesungguhnya aku ingin agar kamu kembali dengan (membawa) dosa (membunuh)ku dan dosamu sendiri, maka kamu akan menjadi penghuni neraka, dan yang demikian itulah pembalasan bagi orang-orang yang zalim.”

30. Maka hawa nafsu Qabil menjadikannya menganggap mudah membunuh saudaranya, sebab itu dibunuhnyalah, maka jadilah ia seorang diantara orang-orang yang merugi.

31.Kemudian Allah menyuruh seekor burung gagak menggali-gali di bumi untuk memperlihatkan kepadanya (Qabil) bagaimana seharusnya menguburkan mayat saudaranya[410]. Berkata Qabil: “Aduhai celaka aku, mengapa aku tidak mampu berbuat seperti burung gagak ini, lalu aku dapat menguburkan mayat saudaraku ini?” Karena itu jadilah dia seorang diantara orang-orang yang menyesal.

Subhanallah,sungguh hebat ciptaan Allah sehinggakan manusia yang menganggap dirinya itu mulia pun belajar daripada apa yang ditunjukkan oleh gagak. Semoga kita mengambil iktibar daripada kisah ini dan memuji kebesaran Allah.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Islamik

Ini Sebab Rasulullah Menyuruh Kita Bersihkan Tempat Tidur Sebelum Duduk Atau Baring

Published

on

Ini Sebab Rasulullah Menyuruh Kita Bersihkan Tempat Tidur Sebelum Duduk Atau Baring

Sudahkah kita membiasakan diri mengibaskan tempat tidur dengan kain atau sarung sebelum kita duduk dan tidur di atas katil kita? Tentunya sambil mengucapkan BISMILLAH.

Ternyata ada fakta saintifik di sebaliknya sunnah bersihkan tempat tidur yang tentu sahaja pada kesihatan tubuh kita. Juga apakah ada rahsia lain yang berkaitan dengan alam ghaib mengenai hal ini?

Oleh sebab itu jangan sampai kita meremehkan sunnah bersihkan tempat tidur sebelum tidur ya Dari sahabat Abu Hurairah ra Rasulullah Shallahu ‘alaihi wasallam bersabda

“Apabila salah seorang dari kalian hendak berbaring di tempat tidurnya hendaklah ia kibas-kibas tempat tidurnya itu dengan sarungnya. Kerana dia tidak tahu apa yang terjadi pada tempat tidurnya setelah ia tinggalkan sebelumnya.”

(HR Bukhari Muslim) Hadis lain sebagai tambahan “Bagi orang yang bangun dari tempat tidurnya kemudian kembali lagi maka dianjurkan untuk mengibasinya kembali.” (Sebagaimana hadis riwayat Tirmidzi. 3410)

Sekurang-kurangnya ada dua alasan penting yang menyebabkan kita perlu bersihkan tempat tidur dengan mengibaskan kain sarung ke atas tilam yang akan kita tiduri:

1. Adanya kuman penyakit yang hinggap di tilam, bantal dan selimut yang kita gunakan Bahwa setiap orang tidur di atas tilam pastinya ada sel-sel mati di tubuhnya yang berjatuhan di tempat tidur dan pada saat seseorang itu terjaga dari tidurnya sel-sel tersebut tertinggal di situ.

Ketika orang tersebut kembali tidur tapi tidak terlebih dahulu membersihkan tilam yang akan diduduki kemungkinan besar ada kuman tak terlihat yang memakan sel-sel mati tersebut di atas tilam, selimut dan bantal yang kita gunakan.

Oleh sebab itu sangat penting untuk mengibas atas katil terlebih dahulu untuk memastikan kuman tersebut hilang.

2. Adanya makhluk ghaib yang tidur di atas katil tersebut, yakni jin jahat atau syaitan Tidak ada satu tilam pun yang terbentang di dalam suatu rumah yang tidak ditiduri oleh manusia, kecuali syaitan akan tidur di atas tilam tersebut.

Orang yang beriman kepada yang ghaib pasti menyedari bahawa kita hidup bersama dengan makhluk ciptaan Allah yang lain yang tak terlihat mata kasar. Oleh sebab itu melakukan sunah mengibas-ngibaskan tempat tidur dengan sarung sebelum tidur sambil membaca Bissmillah insyaaAllah mampu menghindarkan kita dari godaan syaitan yang terkutuk. Sunnah yang mudah namun berfadilat besar. Wallaahualam.

Sunnah sebelum tidur kita bersihkan tempat tidur:

Continue Reading

Islamik

Nikahi Seorang Pel4cur, Lelaki Ini Nak Merubahnya Jadi Baik Tapi “Saya Pulang Ke Rumah Dan Terdengar Suara Lelaki Dari Dalam Bilik Saya”

Published

on

Nikahi Seorang Pel4cur, Lelaki Ini Nak Merubahnya Jadi Baik Tapi “Saya Pulang Ke Rumah Dan Terdengar Suara Lelaki Dari Dalam Bilik Saya”

Jakarta: Bagaikan kisah dalam drama televisyen, seorang lelaki di Lumajang, Jawa Timur sanggup menikahi seorang pekerja s*ks.

Lelaki itu mengambil keputusan sedemikian kerana percaya wanita dicintainya itu bakal berubah menjadi individu yang lebih baik.

Namun, impiannya musnah dalam sekelip mata selepas menyaksikan kecurangan isteri di hadapan matanya sendiri.

Tribun News melaporkan semuanya terbongkar selepas lelaki itu menemui isteri dan teman lelaki wanita itu dalam bilik rumah mereka.

Ketika itu, isterinya dalam keadaan tanpa seurat benang. Berang dengan apa yang dilihatnya menyebabkan lelaki terbabit bertindak menghayunkan sabit yang ada bersamanya ke arah teman lelaki isterinya.

“Selesai menebas rumput, saya pulang ke rumah dan terdengar suara lelaki dari dalam bilik saya.

“Saya masuk ke bilik untuk memeriksa dan menemui isteri bersama lelaki lain tanpa berpakaian.

“Tanpa berfikir panjang, saya terus hayunkan sabit kepada lelaki terbabit hingga terkena kepalanya ,” kata lelaki itu.

Susulan kejadian, dia cuba melarikan diri, tetapi gagal apabila ditahan polis. Jurucakap Polis Lumajang, Masykur berkata, insiden itu menyebabkan mangsa cedera pada bahagian kepala dan tangan.

Keadaannya stabil dan dia dirawat di Hospital Bhayangkara.

“Siasatan awal mendapati suspek bertindak mengikut emosi dan dia ditahan untuk siasatan lanjut,” katanya.

Beliau berkata, lelaki itu akan didakwa dan berdepan hukuman penjara maksimum lima tahun kerana menyebabkan kecederaan terhadap mangsa.

Dalam pada itu, Ketua Polis Kunit, Hariyono mengesahkan bahawa isteri suspek adalah bekas pekerja s*ks.

Continue Reading

Islamik

“Eh, Ikut Neelofa Ke, Baguslah”Pakai Tudung Labuh, Ifa Raziah Nafi Sudah Berhijab

Published

on

“Eh, Ikut Neelofa Ke, Baguslah”Pakai Tudung Labuh, Ifa Raziah Nafi Sudah Berhijab

Selebriti versatil, Ifa Raziah berkongsi foto memakai niqab menerusi akaun Instagramnya Jumaat lalu. Hal itu membuat banyak pihak yang berpendapat Ifa sudah menukar penampilannya dengan menutup aurat.

Malah menerusi pemerhatian Gempak di ruangan komen entri berkenaan, ramai pengikut Ifa berasa gembira melihat ‘Diva’ kesayangan ramai itu menutup aurat dengan sempurna.

Pada masa yang sama, ada juga warganet yang menganggap Ifa mengikut jejak hos dan pelakon popular, Neelofa yang kini telah berniqab.

Meski demikian, setelah sempat memuat naik fotonya menggenakan niqab, Ifa kemudian kembali mempamerkan penampilannya seperti biasa.

Ketika dihubungi Gempak sebentar tadi, Ifa menjelaskan kekeliruan netizen mengenai penampilannya. Sambil memberitahu dirinya masih belum berpenampilan menutup aurat, Ifa menafikan perkongsiannya itu dipengaruhi oleh hijrah Neelofa.

Menurutnya, dia sering berkongsi foto menutup aurat pada setiap hari Jumaat dan berhijab sepanjang bulan Ramadhan.

“Perkongsian itu tidaklah mengikut Neelofa, tetapi kepada mereka yang mengikuti saya di media sosial, tentu mereka tahu yang saya selalu berkongsi foto menutup aurat setiap hari Jumaat.

“Selain itu, saya juga akan bertudung pada setiap bulan Ramadan hingga 10 Syawal, ataupun sepanjang saya pergi umrah, saya akan berhijab.

View this post on Instagram

Salam Jumaat Yg Barakah👍 . . Syukur Alhamdulillah🤲 Nikmat yang diberi, semoga Hari Jumaat yang Mulia ini menjadi hari yang penuh bermanfaat untuk kita dekatkan diri dengan Allah SWT . Jom kuruskan badan untuk beribadah kerana ia adalah HIJRAH. Lakukan amalan dan niat yang mulia, Semoga segala urusan kita pada hari ini dipermudahkan dan diberi kekuatan semangat untuk terus kurus😉 . Hanya amalkan 1 sachet SOLID MOLID setiap pagi semasa sarapan ya! . . 📲 WS no dibawah untuk pembelian wasap.my/60193722975 wasap.my/60193722975.. . . #ifaraziah #missdiva #serifabeauty #soliddiva #solidmolid #solidbeauty #solidberry #missdivaglow #diet #missdivashine #slimming #detox #stokistwanted #agentwanted #dropshipwanted #kuruscantiklentik #viral #fyp #malaysiaonlineshop #onlineshopping #Shopee #tiktok #ceo #trending #skincare #beautiful #pukpukpukk #malaysia #singapore

A post shared by MISS DIVA IFA RAZIAH (@ifa_raziah) on

“Walaupun saya belum berhijab sepenuhnya, tetapi sekurang-kurangnya saya menghormati hari Jumaat dan bulan Ramadan yang mulia,” katanya.

Dalam pada itu, Ifa juga mengatakan dirinya dalam proses untuk berubah ke arah yang lebih baik. Sebagai manusia biasa, tak ada orang yang tidak ingin berubah demi kebaikan, katanya.

“Sesiapa yang nak ikut perkara baik, baguslah, saya cuba berubah secara perlahan.

“Doakan yang baik-baik, bagi saya, apa jua yang kita lakukan, yang penting adalah nawaitu kita,” katanya lagi.

Continue Reading

Trending